media bisnis yang sangat bagus di jaman sekarang
google.com, pub-3962168861560473, DIRECT, f08c47fec0942fa0
Passing Grade UNY Tahun 2017 Kelompok Saintek dan Soshum
Perguruan Tinggi
Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) ialah perguruan tinggi negeri yang favorit bagi calon mahasiswa dari seluruh Indonesia terutama dari daerah Jateng dan DIY, dan kampus UNY terletak di Yogyakarta serta kampus Wates, Kulon Progo. Selain itu jogja merupakan kota yang berhati nyaman sehingga cocok untuk belajar.
![]() |
| http://ngampusyok.blogspot.co.id |
Sebelum pendaftaran penerimaan UNY 2017 alangkah baiknya harus mengetahui program studi maupun jurusan UNY, dan juga harus mengetahui keketatan dalam memasuki suatu program studi tertentu. Untuk mengetahui keketatan suatu program studi, anda bisa menggunakan passing grade untuk membandingkan suatu prodi baik melalui pendaftaran SBMPTN UNY (Tes Ujian Tulis), SNMPTN UNY (Undangan Raport), dan SM UNY (Seleksi Mandiri UNY). Berikut ini merupakan Passing Grade UNY Universitas Negeri Yogyakarta 2017 yang perlu anda ketahui.
Daftar Passing Grade UNY Saintek dan Soshum 2017
| kampusaja.com |
| kampusaja.com
Baca juga:
Passing Grade UGM 2017 Jurusan SANTEK dan SOSHUM |
Perhatikan, bahwa passing grade belum tentu menentukan seorang siswa diterima atau tidak di suatu pendaftaran perguruan tinggi negeri. Jadi anda harus berusaha untuk belajar dan berdoa dengan giat agar diterima. Passing grade UNY 2017 tersebut belum tentu akurat, dan dari pihak Universitas Negeri Yogyakarta sendiri tidak mengeluarkan secara resmi, namun angka tersebut dapat digunakan dalam pembanding dalam memilih jurusan atau program studi yang kalian inginkan baik melalui SNMPTN UNY, SBMPTN UNY, ataupun seleksi mandiri UNY.
Demikian informasi mengenai Passing Grade UNY 2017 Universitas Negeri Yogyakarta terbaru, untuk informasi lebih lanjut kunjungi www.pmb.uny.ac.id dan semoga informasi tersebut bermanfaat untuk anda, terima kasih. Jangan lupa untuk membagikan ke teman melalui facebook maupun twitter.
Passing Grade UGM 2017 Jurusan SANTEK dan SOSHUM
Perguruan Tinggi
Passing Grade UGM 2017 – UGM atau Universitas Gadjah Mada Yogyakarta merupakan salah satu kampus PTN terbaik Indonesia yang menjadi favorit para calon mahasiswa, UGM letaknya berada di Yogyakarta.
![]() |
| www.infokampus.net |
Karena banyaknya kampus yang didirikan di kota pelajar Jogja ini, maka sudah tak heran apabila biaya hidup di kota Gudeg terebut lebih murah dibandingkan dengan kota yang lainnya, sehingga tidak heran jika banyak mahasiswa yang memilih untuk belajar di Jogja.
Setiap perguruan tinggi pastilah mempunyai ukuran atau sering disebut dengan passing grade, masing-masing dari mereka baik itu dari jalur masuk melalui SBMPTN, SBNMPTN, ataupun Ujian Masuk UGM secara mandiri.
Sebelum kita mengikuti SBMPTN ataupun SNMPTN alangkah baiknya apabila kita mengenal lebih lanjut mengenai program studi yang menjadi pilihan kalian supaya lebih mengerti mengenai keketatan diantara jurusan atau prodi satu dengan yang lainya.
UGM atau Universitas Gadjah Mada adalah perguruan tinggi terbaik pertama di Indonesia, hal tersebut berdasarkan webometriks. Dan bagi yang ingin kuliah untuk meneruskan ke jenjang yang lebih tinggi lagi maka passing grade ini sangat layak untuk kamu baca.
Demi untuk mengetahui batas kemampuan kamu dalam masuk ke ke perguruan tinggi negeri ataupun swasta. Berikut ini merupakan passing grade UGM Universitas Gadjah Mada 2017 yang harus kamu ketahui, diantaranya sebagai berikut:
Passing Grade UGM Jurusan IPA/SAINTEK Tahun 2017 – Universitas Gadjah Mada
Kode Prodi Nama Jurusan Passing Grade (%)
471403 Teknik Sipil dan Lingkungan 53.80
471441 Teknik Pertanian 51.00
471122 Teknologi Hasil Hutan 42.35
471293 Teknologi Hasil Perikanan 40.85
471323 Teknologi Informasi 46.44
471411 Teknik Nuklir 54.72
471396 Teknik Mesin 56.99
471374 Teknik Kimia 61.62
471433 Teknik Industri 62.30
471366 Teknik Geologi 48.85
471196 Statistika 51.04
471463 Tek. Industri Pertanian 52.69
471455 Pangan dan Hasil Pertanian 47.66
471382 Teknik Elektro 61.65
471352 Teknik Geodesi dan Geomatika 50.10
471255 Sosial Ekonomi Pertanian/Agribisnis 47.40
471344 Perencanaan Wilayah dan Kota 51.54
471271 Penyuluhan dan Kom Pertanian 43.72
471063 Pendidikan Dokter 57.65
471093 Pend. Dokter Gigi 52.85
471233 Pemuliaan Tanaman 45.65
471055 Pembangunan Wilayah 51.65
471314 Mikrobiologi Pertanian 46.43
471174 Matematika 48.87
471306 Manajemen Sumberdaya Perikanan 40.98
471114 Manajemen Hutan 41.67
471166 Kimia 51.21
471136 Kehutanan 42.43
471106 Kedokteran Hewan 47.97
471041 Kartografi dan Penginderaan Jauh 44.76
471241 Ilmu Tanah 46.20
471182 Ilmu Komputer 51.76
471471 Ilmu Keperawatan Gigi 45.42
471071 Ilmu Keperawatan 46.00
471263 Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan 44.42
471322 Ilmu dan Industri Peternakan 47.67
471085 Gizi Kesehatan 50.04
471033 Geografi dan Ilmu Lingkungan 45.87
471203 Geofisika 50.09
471425 Fisika Teknik 52.34
471152 Fisika 49.31
471025 Farmasi 51.67
471211 Elektronika & Instrumentasi 52.08
471285 Budidaya Perikanan 44.90
471144 Budidaya Hutan 42.54
471011 Biologi 47.78
471336 Arsitektur 53.98
471225 Agronomi 45.11
Passing Grade UGM Jurusan IPS/SOSHUM Tahun 2017 – Universitas Gadjah Mada
Kode Prodi Nama Jurusan Passing Grade (%)
472035 Akuntansi 56.94472073 Arkeologi 47.45
472065 Antropologi Budaya 45.98
472154 Bahasa Korea 40.32
472013 Ilmu Ekonomi 55.54
472162 Ilmu Administrasi Negara 53.87
472176 Ilmu Hubungan Internasional 55.89
472043 Ilmu Filsafat 42.08
472051 Ilmu Hukum 54.77
472205 Ilmu Komunikasi 53.92
472081 Ilmu Sejarah 44.21
472192 Ilmu Sosiatri 40.76
472184 Ilmu Pemerintahan 51.76
472021 Manajemen 56.87
472221 Psikologi 53.76
472225 Pariwisata 40.32
472095 Sastra Asia Barat 41.61
472102 Sastra Indonesia 43.54
472223 Sastra Arab 45.71
472116 Sastra Inggris 43.20
472124 Sastra Nusantara 40.22
472146 Sastra Jepang 42.94
472132 Sastra Perancis 42.62
472213 Sosiologi 46.69
Sampai disini sudah paham? dan perlu kita ketahui bersama, bahwasannya passing grade ini yang merupakan cara untuk melihat keketatan suatu prodi, belum tentu menentukan seorang calon mahasiswa diterima atau tidak saat mendaftarkan dirinya di Perguruan Negeri.
Sebab, passing grade UGM 2017 diatas belum tentu akurat, karena dari pihak UGM (Universitas Gadjah Mada) sendiri, mereka tidak mengeluarkan Informasi terhadap Passing Grade secara resmi.
Tetapi bukan berarti Passing Grade UGM diatas tidak berfungsi, sebab angka diatas dapat kita gunakan dalam mempertimbangkan dan juga memperbandingkan jurusan ataupun program studi yang nantinya kita pilih melalui SBMPTN UGM, SNMPTN UGM, ataupun dari ujian mandiri UGM.
Oleh sebab itu, kita harus berusaha dan terus belajar dengan giat serta selalu kita panjatkan doa tanpa henti adalah salah satu cara paling ampuh agar kita bisa di terima di Universitas favorit kita.
Demikian tadi serangkaian informasi tentang Passing Grade UGM 2017 Universitas Gadjah Mada yang terbaru, dan untuk informasi lebih lanjutnya kita dapat mengunjungi www.ugm.ac.id.
Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita. Jangan lupa untuk membagikan informasi ini kepada teman-teman melalui facebook maupun twitter. Terima kasih
sumber: ttps://gopena.net/passing-grade-ugm-2017/
baca juga:
7 Cara Memilih Program Studi yang Baik dengan Prospek Bagus
Perguruan Tinggi![]() |
| uty.ac.id |
Memilih program studi bagi orang tua atau calon Mahasiswa Baru dalam keadaan bingung atau tidak sadar dalam memilih kuliah, apakah memilih prodi (program studi) atau memilih PTN (negeri) / PTS (swasta)? Yang benar adalah memilih prodi. Prodi kaitannya dengan kompetensi yang harus dikuasai untuk menentukan akan bekerja atau kuliah. Perguruan tinggi hanyalah payung kumpulan prodi sehingga tidak ada kaitannya untuk mencari pekerjaan.
Langkah-langkah memilih program studi yang baik dan benar:
- Tentukan prodi yang cocok/sesuai dengan minat calon mahasiswa
- Tentukan alternatif program studi yang akan dipilih
- Browsing informasi selengkap-lengkapnya: Akreditasi program studi, Kurikulum, silabi, SAP, Pengajar Profesor, Pengajar Doktor/Master/Sertifikasi Profesi, Laboratorium, Perpustakaan, Ruang kuliah, Biaya kuliah sd selesai, Proses magang, Waktu rata-rata lulus, Masa tunggu mendapat pekerjaan, Alumni
- Cari informasi tambahan tentang program studi yang bersangkutan
- Cari referensi dari luar lainnya, Guru Bimbingan & Konseling, teman, saudara-saudara dll
- Cari Peluang untuk diterima di program studi tersebut
- Bagaimana prospek masa depan program studi tersebut
Paradigma Kekeliruan Pemilihan Program Studi & Perguruan Tinggi
K o n d i s i
F a k t a
- Rasio kemungkinan untuk dapat diterima di PTN adalah sangat KECIL
- Peluang menjadi SEMAKIN KECIL untuk program studi (prodi) favorit, misalnya data tahun 2015 menunjukan fakta di salah satu PTN
Tahun 2015 sebanyak 4.311 bangku SBMPTN masih KOSONG yang tersebar di 207 Program studi (Prodi)/Jurusan pada 74 PTN dari 121.653 peserta lulus SBMPTN, (suaramerdeka.com, 11 Juli 2015)
![]() |
| uty.ac.id |
Namun jika diterima PTN, Hal-hal ini perlu diperhatikan
- Berkaitan dengan prodi : Kondisi, fasilitas dan akreditasi program studi, Penguasaan terhadap mata pelajaran super sulit misalnya misal Matematika-Fisika-Algoritma, lalu ada Akuntansi-Akuntansi Lanjutan-Auditing
- Apa bisa menyelesaikan kuliah tepat waktu ? Misal 3, 4 atau 5 tahun bisa lulus.
- Bandingkan bagaimana prospek masa depan masing-masing prodi ini, mana yang lebih cerah ? di PTN atau PTS
- Selanjutnya dilihat peluang setelah lulus, mencari kerja, melanjutkan studi atau wirausaha? Akan ditentukan oleh Kurikulum yang selalu disempurnakan dan proses pendidikan berkualitas serta jaringan alumni yang kuat
- Kepedulian perguruan tinggi untuk meningkatkan karir, dari posisi Lower management hingga Top management, bagaimana proyeksi 5 atau 10 tahun ke depan? melalui continuous education/training/development setelah berkarir
Jika dilihat dari Total Nilai Kemampuan, Saudara bisa memilih PTN 1 dan PTS 1. Namun jika melihat prospek dan masa tunggu kerja, maka sebaiknya Saudara memilih program studi Akuntansi pada PTS 1. Info lengkap ilustrasi pemilihan program studi dapat menghubungi Dodi (0811283923) atau Tarigan (08122724779).
sumber: http://uty.ac.id/2015/12/memilih-program-studi-yang-baik-benar/
baca juga:
Cara Sholat Gerhana Bulan Total dengan Benar
fiqih![]() |
| http://www.nupacarpeluk.com |
Gerhana Bulan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) menjelaskan fenomena gerhana bulan yang terjadi pada 31 Januari 2018, merupakan fenomena yang langka. Pasalnya, fenomena tersebut terjadi saat bulan berada dalam konfigurasi Supermoon dan Bluemoon.
Dikutip laman LAPAN, fenomena yang pernah terjadi 152 tahun lalu atau 31 Maret 1866 itu menjelaskan posisi supermoon terjadi ketika saat purnama Bulan berada dalam jarak terdekatnya dengan Bumi sehingga ukuran Bulan ini menjadi 14 persen lebih besar dan 30 persen lebih terang daripada biasanya, sedangkan Blue moon adalah Bulan purnama yang terjadi dua kali dalam satu bulan kalender.
Jenis-Jenis Gerhana Bulan
1. Gerhana bulan total
Pada gerhana ini, bulan akan tepat berada pada daerah umbra.
2. Gerhana bulan sebagian
Pada gerhana ini, bumi tidak seluruhnya menghalangi bulan dari sinar matahari. Sedangkan sebagian permukaan bulan yang lain berada di daerah penumbra. Sehingga masih ada sebagian sinar Matahari yang sampai ke permukaan bulan.
3. Gerhana bulan penumbra
Pada gerhana ini, seluruh bagian bulan berada di bagian penumbra. Sehingga bulan masih dapat terlihat dengan warna yang suram.
baca juga:
Penyebab Gerhana Bulan
![]() |
| images.google.com |
Gerhana bulan terjadi saat sebagian atau keseluruhan penampang bulan tertutup oleh bayangan bumi. Itu terjadi bila bumi berada di antara matahari dan bulan pada satu garis lurus yang sama, sehingga sinar matahari tidak dapat mencapai bulan karena terhalangi oleh bumi.
Dengan penjelasan lain, gerhana bulan muncul bila bulan sedang beroposisi dengan matahari. Tetapi karena kemiringan bidang orbit bulan terhadap bidang ekliptika, maka tidak setiap oposisi bulan dengan matahari akan mengakibatkan terjadinya gerhana bulan. Perpotongan bidang orbit bulan dengan bidang ekliptika akan memunculkan 2 buah titik potong yang disebut node, yaitu titik di mana bulan memotong bidang ekliptika. Gerhana bulan ini akan terjadi saat bulan beroposisi pada node tersebut. Bulan membutuhkan waktu 29,53 hari untuk bergerak dari satu titik oposisi ke titik oposisi lainnya. Maka seharusnya, jika terjadi gerhana bulan, akan diikuti dengan gerhana matahari karena kedua node tersebut terletak pada garis yang menghubungkan antara matahari dengan bumi.
Sebenarnya, pada peristiwa gerhana bulan, seringkali bulan masih dapat terlihat. Ini dikarenakan masih adanya sinar matahari yang dibelokkan ke arah bulan oleh atmosfer bumi. Dan kebanyakan sinar yang dibelokkan ini memiliki spektrum cahaya merah. Itulah sebabnya pada saat gerhana bulan, bulan akan tampak berwarna gelap, bisa berwarna merah tembaga, jingga, ataupun coklat.
Gerhana bulan dapat diamati dengan mata telanjang dan tidak berbahaya sama sekali.
Cara Sholat untuk Gerhana Bulan
![]() |
| http://pekanbaru.tribunnews.com/ |
Gerhana bulan dalam bahasa Arab disebut “khusuf”. Saat terjadi fenomena gerhana bulan kita dianjurkan untuk mengerjakan shalat sunah dua rakaat atau shalat sunah khusuf. Shalat sunah ini terbilang sunah muakkad.
و) القسم الثاني من النفل ذي السبب المتقدم وهو ما تسن فيه الجماعة صلاة (الكسوفين) أي صلاة كسوف الشمس وصلاة خسوف القمر وهي سنة مؤكدة
Artinya, “Jenis kedua adalah shalat sunah karena suatu sebab terdahulu, yaitu shalat sunah yang dianjurkan untuk dikerjakan secara berjamaah yaitu shalat dua gerhana, shalat gerhana matahari dan shalat gerhana bulan. Ini adalah shalat sunah yang sangat dianjurkan,” (Lihat Syekh Nawawi Banten, Nihayatuz Zein, Bandung, Al-Maarif, tanpa keterangan tahun, halaman 109).
Secara umum pelaksanaan shalat gerhana matahari dan shalat gerhana bulan diawali dengan shalat sunah dua rakaat dan setelah itu disusul dengan dua khutbah seperti shalat Idul Fitri atau shalat Idul Adha di masjid jami. Hanya saja bedanya, setiap rakaat shalat gerhana bulan dilakukan dua kali rukuk. Sedangkan dua khutbah setelah shalat gerhana matahari atau bulan tidak dianjurkan takbir sebagaimana khutbah dua shalat Id.
Jamaah shalat gerhana bulan adalah semua umat Islam secara umum sebagai jamaah shalat Id. Sedangkan imamnya dianjurkan adalah pemerintah atau naib dari pemerintah setempat.
Sebelum shalat ada baiknya imam atau jamaah melafalkan niat terlebih dahulu sebagai berikut:
أُصَلِّي سُنَّةَ الخُسُوفِ رَكْعَتَيْنِ إِمَامً/مَأمُومًا لله تَعَالَى
Ushallî sunnatal khusûf rak‘ataini imâman/makmûman lillâhi ta‘âlâ
Artinya, “Saya shalat sunah gerhana bulan dua rakaat sebagai imam/makmum karena Allah SWT.”
Adapun secara teknis, shalat sunah gerhana bulan adalah sebagai berikut:
1. Niat di dalam hati ketika takbiratul ihram.
2. Mengucap takbir ketika takbiratul ihram sambil niat di dalam hati.
3. Baca taawudz dan Surat Al-Fatihah. Setelah itu baca Surat Al-Baqarah atau selama surat itu dibaca dengan jahar (lantang).
4. Rukuk dengan membaca tasbih selama membaca 100 ayat Surat Al-Baqarah.
5. Itidal, bukan baca doa i’tidal, tetapi baca Surat Al-Fatihah. Setelah itu baca Surat Ali Imran atau selama surat itu.
6. Rukuk dengan membaca tasbih selama membaca 80 ayat Surat Al-Baqarah.
7. Itidal. Baca doa i’tidal.
8. Sujud dengan membaca tasbih selama rukuk pertama.
9. Duduk di antara dua sujud
10.Sujud kedua dengan membaca tasbih selama rukuk kedua.
11.Duduk istirahat atau duduk sejenak sebelum bangkit untuk mengerjakan rakaat kedua.
12.Bangkit dari duduk, lalu mengerjakan rakaat kedua dengan gerakan yang sama dengan rakaat pertama. Hanya saja bedanya, pada rakaat kedua pada diri pertama dianjurkan membaca surat An-Nisa. Sedangkan pada diri kedua dianjurkan membaca Surat Al-Maidah.
13.Salam.
14.Imam atau orang yang diberi wewnang menyampaikan dua khutbah shalat gerhana dengan taushiyah agar jamaah beristighfar, semakin takwa kepada Allah, tobat, sedekah, memerdedakan budak (pembelaan terhadap kelompok masyarakat marjinal), dan lain sebagainya.
Apakah boleh dibuat dalam versi ringkas? Dalam artian seseorang membaca Surat Al-Fatihah saja sebanyak empat kali pada dua rakaat tersebut tanpa surat panjang seperti yang dianjurkan? Atau bolehkah mengganti surat panjang itu dengan surat pendek setiap kali selesai membaca Surat Al-Fatihah? Boleh saja. Ini lebih ringkas seperti keterangan Syekh Ibnu Sayyid Muhammad Syatha Ad-Dimyathi dalam I’anatut Thalibin berikut ini.
ولو اقتصر على الفاتحة في كل قيام أجزأه، ولو اقتصر على سور قصار فلا بأس. ومقصود التطويل دوام الصلاة إلى الانجلاء
Artinya, “Kalau seseorang membatasi diri pada bacaan Surat Al-Fatihah saja, maka itu sudah memadai. Tetapi kalau seseorang membatasi diri pada bacaan surat-surat pendek setelah baca Surat Al-Fatihah, maka itu tidak masalah. Tujuan mencari bacaan panjang adalah mempertahankan shalat dalam kondisi gerhana hingga durasi gerhana bulan selesai,” (Lihat Syekh Ibnu Sayyid Muhammad Syatha Ad-Dimyathi, I’anatut Thalibin, Beirut, Darul Fikr, 2005 M/1425-1426 H, juz I, halaman 303).
Selagi gerhana bulan berlangsung, maka kesunahan shalat dua rakaat gerhana tetap berlaku. Sedangkan dua khutbah shalat gerhana bulan boleh tetap berlangsung atau boleh dimulai meski gerhana bulan sudah usai. Demikian tata cara shalat gerhana bulan berdasarkan keterangan para ulama. Wallahu a’lam. (Alhafiz K)
Inilah Sinopsis Film Dilan dari Novel Dilan 1990
film![]() |
| sinopsisfilm.co.id |
Sinopsis Film Dilan 1990 merupakan film Indonesia bergenre drama yang digarap oleh Pidi Baiq (Baracas) selaku sutradara sekaligus penulis cerita Dilan. Film ini diadaptasi dari buku novel yang berjudul ”Dilan: Dia adalah Dilanku tahun 1990” karya dari Pidi Baiq yang diterbitkan pada tahun 2014. Novelnya sendiri memiliki sekuel yaitu “Dilan Bagian Kedua: Dia adalah Dilanku Tahun 1991” terbit pada tahun 2015 dan spin-off nya “Milea: Suara dari Dilan” terbitan tahun 2016.
Karya dari Pencipta dari Film Dilan 1990
![]() |
| http://trywidyasasnitamelia.blogspot.co.id |
- Drunken Monster: Kumpulan Kisah Tidak Teladan (2008).
- Drunken Molen: Kumpulnya Kisah Tidak Teladan (2008).
- Drunken Mama: Keluarga Besar Kisah-kisah Non Teladan (2009).
- Drunken Marmut: Ikatan Perkumpulan Cerita Teladan (2009).
- Al-Asbun Manfaatulngawur (2010).
- At-Twitter: Google Menjawab Semuanya Pidi Baiq Menjawab Semaunya (2012)
- S.P.B.U: Dongeng Sebelum Bangun (2012).
For Your Information, Kisah tentang Dilan dan Milea yang ditulis adalah berdasarkan kisah nyata. Jadi mereka bukanlah tokoh fiksi. Inilah alasan kenapa cerita yang disuguhkan begitu terasa alami dan tidak dramatis membuat novel yang berkisah tentang problematika remaja tahun 1990an ini menjadi buku best seller.
Dalam kursi sutradara, Fajar Bustomi (Surat Kecil untuk Tuhan, From London to Bali) bekerja sama dengan Pidi Baiq dalam mengatur pengadaptasian cerita novel kedalam film tanpa menghilangi unsur inti dari novel tersebut. Untuk penulisan skenario, Pidi ditemani oleh Titien Wattimena (Hujan Bulan Juni, Forever Holiday in Bali) dalam mengembangkan cerita. Film Dilan 1990 sendiri diproduseri oleh Ody Mulya Hidayat (Satu Hari Nanti, Keluarga Tak Kasat Mata).
Meskipun menimbulkan pro kontra dari para pembaca setia, Iqbaal Ramadhan CJR (Lima Elang, Ada Cinta Di SMA) terpilih untuk memerankan Dilan. Sedangkan untuk Milea, tokoh ini akan diperankan oleh Vanesha Priscillia.
Turut serta Brandon Salim (Winter in Tokyo, Beauty and the Best) yang akan berperan sebagai Beni, pacar Milea, Andryos Aryanto (A: Aku, Benci dan Cinta) sebagai Nandan, Yoriko Angeline (Hijrah Cinta, After School Horror 2) sebagai Wati, Gusti Rayhan sebagai Akew dan juga aktor & aktris lainnya yang bisa dilihat pada list dibawah.
Film produksi Falcon Pictures dan Maxima Pictures ini dijadwalkan akan tayang perdana pada akhir bulan januari.
Pemeran dan Sutradara Film Dilan 1990
» Tanggal rilis : 25 Januari 2018» Genre : Drama
» Sutradara : Fajar Bustomi dan Pidi Baiq
» Penulis : Pidi Baiq dan Titien Wattimena
» Produser : Ody Mulya Hidayat
» My Rating : - /10
» Rating Usia : R (13 tahun keatas)
» Durasi : - menit
» Pemeran di film Dilan 1990
· Iqbaal Ramadhan sebagai Dilan
· Vanesha Prescilla sebagai Milea
· Brandon Salim sebagai Beni
· Giulio Parengkuan sebagai Anhar
· Omara Esteghal sebagai Piyan
· Yoriko Angeline sebagai Wati
· Zulfa Maharani sebagai Rani
· Gusti Rayhan sebagai Akew
· Andryos Aryanto sebagai Nandan
· Refal Hady sebagai Kang Adi
· Adhisty Zara JKT 48 sebagai Disa (adik Dilan)
· Stefhanie Zamora Husen sebagai Susi
· Happy Salma Sebagai Ibu Milea
· Teuku Rifnu Wikana
· Ira Wibowo
· Joe P Project
· Farhan
· Yati Surachman
· Iang Darmawan
baca juga: Alasan Film Alif Lam Mim di cekal Oleh pemerintah
Sinopsis dari Novel Dilan 1990
Novel Dilan ini menceritakan sebuah kisah seorang perempuan yang bernama Milea. Milea merupakan seorang murid yang baru saja pindah dari Jakarta. Ketika Milea pergi menuju sekolahnya, dia bertemu dengan teman yang kebetulan satu sekolahan dengannya. temannya itu adalah seorang yang suka meramal.Laki-laki yang suka meramal itu berkata bahwa nanti mereka berdua akan bertemu di kantin sekolah. Pada awalnya Melia acuh dengan lelaku itu, tapi dia merasa terganggu karena setiap hari laki-laki itu selalu saja menghampirinya. Milea pun mau tidak mau mencari tahu laki-laki itu. Ternyata laki-laki itu bernama Dilan.
Pada suatu hari, ketika Dilan membuntuti Milea ketika pulang menggunakan angkot Dilan berkata, ” Milea, kamu itu cantik, akan tetapi aku belum cinta kepadamu. Tak tahu jika sore. Tunggu saja”. Kata yang diucapkan Melia menjadikan jantungnya berdetak dengan kencang, mungkin saja dia kaget dengan apa yang diucapkan oleh Dilan. Dengan diam Melia mendengar ucapan Dilan, saat itu juga Melia teringat dengan pacarnya bernama Beni yang tinggal di Jakarta.
Dilan mendekati Milea memakai cara yang unik dan tak biasa, mungkin karena hal itu Milea terus memikirkannya. Dilan meberikan hadiah kepada Melia sebuah cokelat melalui POS, Dilan pun membawa seorang tukang pijat ketika Milea jatuh sakit, Dilan memberik sebuah TTS ( teka teki silang ) kepada Melia untuk hadiah ualng tahunnya, yang lucunya TTSnya itu ada tulisan “Selamat Hari Lahir Melia, Ini aku persembahkan hadiah untuk kamu, Hanya sebuah TTS, tapi semuanya sudah aku isi, aku cinta kamu, aku tidak ingin kamu jadi pusing karena mengisi TTS ini”.
Waktu pun terus bergulir, Dilan dan Milea pun semakin akrab. Milea tahu tentang Dilan beberaa hal dari temannya yang bernama Wati, sepupu Dilan sekelas dengan Milea. Sekolah Milea mendapatkan kesempatan untuk mengikuti acara cerdas cermat yang diselenggarakan oleh TVRI, para siswa yang tidak mengikuti lomba boleh untuk memberikan semangat kepada teman-temannya yang mengikti lomba.
Milea pun ikut, dia pun sudah memiliki rencana untuk bertemu pacarnya Beni. Milea lama menunggu Beni yang janji akan bertemu di TVRI, akan tetapi Beni tidak datang-datang. Pada akhirnya, Milea pergi unutk makan bersama temannya Wati dan Wanda. Ketika itu Beni datang dengan penuh emosi dan marah melihat Milea makan dengan laki-laki selain dirinya. Hubungan mereka kandas ketika itu juga. Jelang beberapa hari Beni mengajak Milea untuk kembali menjadi pacarnya, tapi Milea menolak penawaran Beni.
Suatu ketika Milea Bertemu dengan ibuna Dilan. Ternyata, ibunya Dilan asiknya sama seperti Dilan. Ibunya Dilan pun senang dengan Milea, jadi ibunya Dilan memberikan dukungannya agar mereka jadian.
Akhirnya mereka berdua pun resmi pacaran. Sampai-sampai, Dilan membuat surat resmu dilengkapi materai yang isinya seperti teks proklamasi.
Sinopsis Novel Dilan 2
sinopsis-novel-dilan-2
jkt48.com
Novel kedua ini merupakan lanjutan dari novel pertama, jika di novel pertama bercertia mengenai masa Milea bertemu Dilan dan proses Milea bisa menykai dan dekat dengan Dilan.
Di novel kedua bercerita mengenai masa mereka berdua ketika sudah jadi pacar yang dinyatakan dengan lisan dan tulisan bermaterai.
Milea pun kembali bercerita tentang kisah percintaannya dengan Dilan. Seperti orang yang baru jadian pada umumnya, Milea mengalami masa yang indah di SMA sesudah resmi jadi pacar Dilan. Ketika guyuran hujan menerpa, Dilan menggunaka motor CB dengan Milea di belakangnya. Milea dengan erat memeluk Dilan. Mereka berdua jalan-jalan menyusuri Jl. Buah Batu sembari ketawa riang, itu semua berkat Dilan yang selalu membuat hari-hari Milea bahagia.
Jawaban yang diberikan Dilan selalu saja membaut Milea tersenyum, Dilan pun termasuk orang yang cerdas dan pintar di kelasnya, buktinya dia selalu mendapatkan ranking satu atau dua. Meski Melia merasa khawatir dengan Dilan yang bergabung dengan geng motor, karena Melia takut terjadi hal yang buruk menimpa Dilan karena geng motor.
Ketika itu, sekolah tidak ada kegiatan belajar mengajar sebab para guru sedang melakukan rapat untuk mempersiapkan pembagian rapor. Milea merasa tidak enak dengan kejadian Dilan berkelahi dengan Anhar sebab membela dirinya. Milea merasa takut dan cemas jika nantinya Dilan dikeluarkan dari sekolah. Tiba-tiba, datang Piyan memberitahu Milea bahwa Dilan berkelahi di warungnya Bi Eem.
Milea pun panik mendengar berita itu dan langsung menuju ke tempat Dilan berada. Ketika Milea bertanya berkelahi dengan siapa, Dilan malah menjawab “Agen CIA”. Mendengar jawaban dari Dilan yang seperti itu membuat Milea kesal dan khawatir, apabila terjadi sesuatu lagi dengan kekasihnya itu. Seperti biasanya, Dilan selalu tenang dalam menghadapi permasalahan. Malahan Dilan sempat-sempatnya bercanda ketika Milea merasa panik. Hal itu sengaja Dilan lakukan supaya meredamkan hati Milea.
Sampai pada suatu malam, Milea ditelpon Piyan, bahwa Dilan sudah tahu orang yang mengeroyok yang disebut Dilan agen CIA tempo hari. Ternyata orang yang mengeroyoknya di warung Bi Eemi adalah kakaknya Anhar. Dilan pun berencana untuk membalas, dia memanggila teman-temannya untuk balas dendam.
Ketika itu Milea yang ingin menyusul untuk menggagakan rencananya Dilan bingung karena tidak ada kendaraan, untungnya Yugo anaknya Tante Anis yang baru pindahan dari luar negeri sedang berada di rumah Milea. Milea pun berpura-pura mengajak Yugo untuk jalan-jalan. Pada akhirnya, Milea bertemu denga Dilan. Dia membujuk Dilan supaya membatakan rencana balas dendamnya dengan ancaman apabila tetap bersikeras balas dendam akan memutuskan hubungan mereka.
Mereka sering berdebat tentang masalah geng motor, Dilan tidak pernah merasa kapok walaupun dia sempat dimasukkan ke penjara 1 minggu dan diusir oleh ayahnya sebab penyerangan antara geng motor.
Perasaan Milea yang takut dengan keselamatan kekasihnya itu sangat besar, sampai-sampai kata putus keluar dari Milea lalu disusul dengan tamparan darinya. Dilan tidak saja tidak mengerti, kesedihan melanda hati Milea, sebab Dilan tidak suka jika dikekang, dari peristiwa itu Dilan menjauh dari Milea. Sampai dengan selesai, Milea kembali ke Jakarta dan kuliah di sana. Sedangkan Dilan kuliah di universitas ternama di bandung. Jarak antar keduanya saling menjauh, tapi suasana hati Milea masih sama, hanya kepada Dilan. Makin lama Dila menghilang, Milea berusaha untuk selalu menghubungi Dilan, akan tetapi keluarga Dilan sudah pindah rumah. Melia pun kehilangan jejak Dilan.
Sampai akhirnya, Melia bertemu Herdi yag merupakan kaka tingakat dari tempat dia kuliah. Herdi mulai mengisi keseharian Milea, sampai mereka menuju ke pernikahan, Milea selalu mencintai Dilan, tapi Dilan sudah memiliki kekasih baru.
Itulah kisah rindu Milea dalam Novel Dilan dengan judul “Dia adalah Dilanku tahun 1991”.
Beberapa Quotes dari Dilan dan Milea
Dilan
- "Jangan rindu. Berat. Kamu nggak akan kuat, biar aku saja".- "Meskipun, perasaan cemburu itu normal di dalam suatu hubungan, aku tidak ingin terjebak oleh itu karena aku sangat benci merasa cemburu".
- "Aku ingin menjadi orang yang diandalkan olehnya dan itu cukup masuk akal. Aku juga ingin dibutuhkan olehnya, sama sebgaimana aku membutuhkan dirinya".
- “Jangan pernah bilang ke aku ada yang menyakitimu, nanti orang itu akan hilang”
- “Cinta itu indah. Jika bagimu tidak, mungkin salah milih pasangan.” – Pidi Baiq
- Aku tidak ingin mengekangmu, Terserah! Bebas kemana engkau pergi! Asal aku ikut”.
Milea
- "Semua sikapku ke kamu, bahkan ketika aku marah, bahkan termasuk ketika aku kesal, bahkan termasuk ketika aku jengkel, kamu harus tahu bahwa itu semua bersumber dari aku yang sangat mencintai dirimu"- "Cinta sejati adalah kenyamanan, kepercayaan dan dukungan. Kalau kamu tidak setuju, aku tidak peduli".
- "Tanpa perlu berlebihan bagi dia untuk membuat aku merasa lebih"
- "Aku merasa benar-benar nyaman dengannya dan aku tidak merasa tertekan. Dia hanya menungguku untuk menyerah, Aku telah menemukan seseorang yang aku bisa mencintainya tanpa merasa takut untuk tidak dicintai".
- "Biar bagaimanapun dia adalah Dilan, Dilanku, milikku. Dan sudah, aku tidak minta apa-apa lagi".
sumber: http://film.mbahsinopsis.id/2018/01/sinopsis-film-dilan-1990-2018.html
Jadwal Haul Habib Ali Bin Muhammad Al Habsyi Berlangsung Dua Hari
Biografi Habib
Seratusan ribu jemaah diperkirakan bakal menghadiri Haul Habib Ali Bin Muhammad Al Habsyi yang digelar di Masjid Ar Riyadh Jl. Kapten Mulyadi, Pasar Kliwon, Solo, Senin-Selasa (8-9/1/2018) mendatang.
![]() |
| banjarmasin.tribunnews.com |
Haul Habib Ali diperingati setiap 20-21 Rabiul Akhir tahun Hijriah.
"Ini merupakan peringatan hari meninggalnya sang ulama termasyur asal Yaman, Habib Ali bin Muhammad Al Habsyi," jelas perwakilan keluarga, Abdullah AA, Kamis (4/1/2018)
Selain Solo, ada juga beberapa negara seperti Yaman, Arab Saudi, Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, dan Thailand juga berdatangan.
“Kami tidak mengundang tapi mereka datang sendiri,” imbuhnya.
"Puncak haul ada di Senin, 8 Januari," kata Abdullah.
Abdullah mengatakan biasanya para jemaah akan mulai berdatangan tiga hari sebelum perayaan haul, Meskipun Acara Haul Haul Habib Ali Bin Muhammad Al Habsyi Berlangsung Dua Hari
Para jemaah ini memenuhi penginapan-penginapan tak hanya di kawasan Pasar Kliwon saja, melainkan juga hotel di wilayah Solo dan sekitarnya.
Lantaran itu, tingkat okupasi hotel di kawasan Pasar Kliwon bisa mencapai 100 persen.Sedangkan di luar Pasar Kliwon berkisar 80-90%.
Selain hotel, Abdullah menambahkan gelaran haul berdampak pada sektor lain seperti penerbangan, perdagangan dan lain sebagainya.
Biaya Haul Habib Ali Mencapai Rp100 Miliar
“Perputaran uang selama haul bisa mencapai Rp100 miliar lebih,” kata dia.
Sedikitnya 4 ton beras dan ratusan ekor kambing disiapkan untuk menjamu ratusan jemaah Haul Habib Ali Bin Muhammad Al Habsyi yang digelar di Masjid Ar Riyadh Jl. Kapten Mulyadi, Pasar Kliwon, Solo, Senin-Selasa (8-9/1/2018) mendatang.
Beras dan daging kambing itu akan diolah menjadi sajian dengan nuansa Timur Tengah, nasi kebuli.
"Selama haul itu, kami sebagai tuan rumah ingin menjamu para tamu yang datang," kata perwakilan keluarga, Abdullah A.A di Balai Kota Surakarta, Kamis (4/1/2018).
"Ini merupakan peringatan hari meninggalnya sang ulama termasyur asal Yaman, Habib Ali bin Muhammad Al Habsyi," jelasnya. Jadwal Acara Haul Haul Habib Ali Bin Muhammad Al Habsyi Berlangsung Dua Hari
Diperkirakan ratusan ribu jemaah tidak hanya dari luar daerah Solo yang berdatangan saja, melainkan beberapa negara seperti Yaman, Arab Saudi, Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, dan Thailand juga berdatangan.
“Kami tidak mengundang tapi mereka datang sendiri,” imbuhnya.
Abdullah mengatakan biasanya para jemaah akan mulai berdatangan tiga hari sebelum perayaan haul.
Para jemaah ini memenuhi penginapan-penginapan tak hanya di kawasan Pasar Kliwon saja, melainkan juga hotel di wilayah Solo dan sekitarnya.
Lantaran itu, tingkat okupasi hotel di kawasan Pasar Kliwon diperkirakan bisa mencapai 100 persen.
Sedangkan di luar Pasar Kliwon berkisar 80-90%.
Selain hotel, Abdullah menambahkan gelaran haul berdampak pada sektor lain seperti penerbangan, perdagangan dan lain sebagainya karena Jadwal Acara Haul Haul Habib Ali Bin Muhammad Al Habsyi Berlangsung Dua Hari
“Perputaran uang selama haul bisa mencapai Rp100 miliar lebih,” kata dia.
Biografi Habib Zein bin Ibrohim bin Smith Lengkap
Biografi Habib
Habib Zein bin Ibrohim bin Smith lahir di ibukota Jakarta pada tahun 1357 H/1936 M. Ayahnya Habib Ibrahim adalah ulama besar di bumi Betawi kala itu, selain keluarga, lingkungan tempat di mana mereka tinggal pun boleh dikatakan sangat religius.
Pendidikan Habib Zein bin Ibrohim bin Smith
Guru-gurunya ialah Habib Muhammad bin Salim bin Hafiz, Habib Umar bin Alwi al-Kaf, Al-Allamah Al-Sheikh Mahfuz bin Salim, Sheikh Salim Said Bukayyir Bagistan, Habib Salim bin Alwi Al-Khird, Habib Ja’far bin Ahmad Al-Aydrus, Habib Muhammad Al-Haddar (mertuanya).
pada usia empat belas tahun (1950), ayahnya memberangkatkan
Habib Zain ke Hadramaut, tepatnya kota Tarim. Di bumi awliya’ itu Habib Zain tinggal di rumah ayahnya yang telah lama ditinggalkan.
Menyadari mahalnya waktu untuk disia-siakan, Habib Zain berguru kepada sejumlah ulama setempat, berpindah dari madrasah satu ke madrasah lainnya, hingga pada akhirnya mengkhususkan belajar di ribath Tarim. Di pesantren ini nampaknya Habib Zain merasa cocok dengan keinginannya.
Di sana ia memperdalam ilmu agama, antara lain mengaji kitab ringkasan (mukhtashar) dalam bidang fikih kepada Habib Muhammad bin Salim bin Hafidz, di bawah asuhan Habib Muhammad pula, Habib Zain berhasil menghapalkan kitab fikih buah karya Imam Ibn Ruslan, “Zubad”, dan “Al-Irsyad” karya Asy-Syarraf Ibn Al-Muqri.
Tak cukup di situ, Habib Zain belajar kitab “Al-Minhaj” yang disusun oleh Habib Muhammad sendiri, menghapal bait-bait (nazham) “Hadiyyah As-Shadiq” karya Habib Abdullah bin Husain bin Thahir dan lainnya. Dalam penyampaiannya di Tarim beliau sempat berguru kepada sejumlah ulama besar seperti Habib Umar bin Alwi Al-Kaf, Syekh Salim Sa’id Bukhayyir Bagitsan, Habib Salim bin Alwi Al-Khird, Syekh Fadhl bin Muhammad Bafadhl, Habib Abdurrahman bin Hamid As-Sirri, Habib Ja’far bin Ahmad Al-Aydrus, Habib Ibrahim bin Umar bin Agil dan Habib Abubakar bin Abdullah Al-Atthas.
Selain menimba ilmu di sana Habib Zain banyak mendatangi majlis para ulama demi mendapat ijazah, semisal Habib Muhammad bin Hadi Assaqof, Habib Ahmad bin Musa Al-Habsyi, Habib Alwi bin Abbas Al-Maliki, Habib Umar bin Ahmad bin Smith, Habib Ahmad Masyhur bin Thaha Al-Haddad, Habib Abdul Qadir bin Ahmad Assaqof dan Habib Muhammad bin Ahmad Assyatiri. Melihat begitu banyaknya ulama yang didatangi, dapat disimpulkan, betapa besar semangat Habib Zain dalam rangka merengkuh ilmu pengetahuan agama, apalagi melihat lama waktu beliau tinggal di sana, yaitu kurang lebih delapan tahun.
Kemudian salah seorang gurunya bernama Habib Muhammad bin Salim bin Hafidz menyarankannya pindah ke kota Baidhah, salah satu wilayah pelosok bagian negeri Yaman, untuk mengajar di ribath sekaligus berdakwah. Ini dilakukan menyusul permohonan mufti Baidhah, Habib Muhammad bin Abdullah Al-Haddar.
Dalam perjalanan ke sana, Habib Zain singgah dulu di kediaman seorang teman dekatnya di wilayah Aden, Habib Salim bin Abdullah Assyatiri, yang saat itu menjadi khatib dan imam di daerah Khaur Maksar, disana Habib Zain tinggal beberapa saat.
Selanjutnya Habib Zain melanjutkan perjalanannya di Baidhah, Habib Zain pun mendapat sambutan hangat dari sang tuan rumah Habib Muhammad Al-Haddar, di sanalah untuk pertama kali ia mengamalkan ilmunya lewat mengajar. Habib Zain menetap lebih dari 20 tahun di Rubath Baidha’ menjadi khadam ilmu kepada para penuntutnya, beliau juga menjadi mufti dalam Mazhab Syafi’e. Setelah itu beliau berpindah ke negeri Hijaz selama 12 tahun, Habib Zain telah bersama-sama dengan Habib Salim Assyatiri menguruskan Rubath di Madinah,Setelah itu Habib Salim telah berpindah ke Tarim Hadhramaut untuk menguruskan Rubath Tarim.
Habib Zain di Madinah diterima dengan ramah, muridnya banyak dan terus bertambah, dalam kesibukan mengajar dan usianya yang juga semakin meningkat, keinginan untuk terus menuntut ilmu tidak pernah pudar. Beliau mendalami ilmu Usul daripada Sheikh Zay dan Al-Syanqiti Al-Maliki. Habib Zain terus menyibukkan diri menuntut dengan Al-Allamah Ahmad bin Muhammad Hamid Al-Hasani dalam ilmu bahasa dan Ushuluddin.
Habib Zain seorang yang tinggi kurus. Lidahnya basah, tidak henti berzikrullah. Beliau sentiasa menghidupkan malamnya. Di waktu pagi Habib Zain keluar bersolat Subuh di Masjid Nabawi. Beliau beriktikaf di Masjid Nabawi sehingga matahari terbit, setelah itu beliau menuju ke Rubath untuk mengajar. Majlis Rauhah setelah asar sehingga maghrib.
Alhamdulilah menyambut kedatangan Habib Zein bin Ibrohim bin Smith pada tanggal 2-3 Mei 2011 di Majelis Ta’lim dan Da’wah Asy-Syifaa Wal-Mahmuudiyyah Sumedang. Beliau akan mengadakan multaqo dengan para ulama sebanyak 2000 ulama sebagaimana yang telah diumumkan oleh Syaikhona Bapa Kyai di majelis pengajian di Sumedang.
Multaqo akan diadakan selama dua hari rencana bertempat di majelis Pangaduan Heubeul Sumedang. Untuk para mustami, simpatisan dan segenap kaum muslim mari kita sukseskan acara yang mulia ini.
Semoga menjadi keberkahan bagi kita semua di dunia dan akhirat berkumpul dengan ulama-ulama Alloh dan menjadi penegak panji-panji Sayyiduna wa Maulana Muhammad S.A.W. dan kelak mendapat safaat dari Nabi kita termulya dan dari Ulama-Ulama Alloh.
Amiin Amiin Yaa Robbal Alamiin…..
Al-’Allamah al-Muhaqqiq al-Faqih al-Murabbi al-Habib Zein bin Ibrahim BinSumaith حفظه الله ومتعنا الله بطول حياته : Faqihnya Umat Ini Yang Tabahhur Ilmunya.
empena kunjungan Al-’Allamah al-Muhaqqiq al-Faqih al-’Abid az-Zahid al-Murabbi ad-Da`ie ilaLlah as-Sayyid al-Habib Zein bin Ibrahim BinSumaith حفظه الله ومتعنا الله بطول حياته sebagai tetamu jemputan utama ke Majlis Sambutan Haul al-Imam ‘Abdullah bin ‘Alwi bin Muhammad al-Haddad رضي الله عنه وأرضاه 1431H/2010M, maka inginlah al-Fagir mengambil kesempatan untuk memperkenalkan secara ringkas ulama ahlulbait yang terkenal. Al-’Allamah al-Muhaqqiq al-Faqih al-’Abid az-Zahid al-Murabbi ad-Da`ie ilaLlah as-Sayyid al-Habib Zein bin Ibrahim BinSumaith حفظه الله ومتعنا الله بطول حياته adalah antara permata habaib zaman ini. Beliau seorang yang terkenal khumul, yang tidak sukakan kemasyhuran dan tinggi sebutan. Faqihnya umat ini yang tabahhur ilmunya.
Nama dan nasab beliau: Beliau adalah al-’Allamah al-Muhaqqiq al-Faqih al-’Abid az-Zahid al-Murabbi ad-Da`ie ilaLlah as-Sayyid al-Habib Zein bin Ibrahim bin Zein bin Muhammad bin Zein bin ‘Abdur Rahman bin Ahmad bin ‘Abdur Rahman bin ‘Ali bin Saalim bin `Abdillah bin Muhammad Sumaith bin ‘Ali bin ‘Abdur Rahman bin Ahmad bin ‘Alwi bin Ahmad bin ‘Abdur Rahman bin ‘Alwi (‘Ammul Faqih al-Muqaddam) bin Muhammad Shahib al-Mirbath bin ‘Ali bin ‘Alwi bin Muhammad bin ‘Alwi bin ‘Ubaidullah bin Ahmad al-Muhajir Ilallah bin ‘Isa ar-Rumi. Bin Muhammad an-Naqib bin ‘Ali al-Uraidhi bin Ja’far as-Shadiq bin Muhammad al-Baqir bin ‘Ali Zainal ‘Abidin bin asy-Syahid Hussin as-Sibth, putera Sayyidina ‘Ali dan Sayyidatina Fathimah az-Zahra’ bin Rasulullah صلى الله عليه وآله وسلم.
Baca Juga:
- Biografi Al Habib Munzir bin Fuad bin Abdurrahman
- Biografi Al-Habib ‘Umar bin Muhammad
- Biografi Habib Novel bin Muhammad al 'Aidrus Lengkap
- Murid-Murid Habîb ‘Alî yang harus Kamu tahu
Tempat Kelahiran Habib Zein Bin Ibrahim
Kelahiran dan pendidikan: Beliau dilahirkan pada tahun 1357H (1936M) di Jakarta, Indonesia. Beliau lahir dari keluarga yang sholeh. Ayahanda beliau, al-Habib Ibrahim bin Zein pernah menjadi imam di Masjid Habib ‘Abdullah bin Muhsin di Bogor ketika di akhir umur beliau. Al-Habib Zein bin Ibrahim BinSumaith mendapat didikan awal agamanya oleh ayahandanya sendiri dan juga dengan para ulama dan pemuka habaib di Jawa. Sedari kecil beliau telah dibawa oleh ayahandanya untuk hadir ke halaqah ilmu, rohah dan mawlid yang dianjurkan oleh Habib ‘Alwi bin Muhammad al-Haddad di Bogor yang merupakan naqib para saadah di Tanah Jawa. Habib ‘Alwi ini adalah seorang ulama dan waliyUllah yang terkemuka pada masanya. Beliau wafat pada tahun 1373H dan dimakamkan di Empang, Bogor di mana hingga saat ini makamnya diziarahi dan terkenal sebagai Keramat Empang Bogor. Beliau inilah di antara guru awal Habib Zein. Selain itu, Habib Zein juga sering dibawa ayahandanya untuk meneguk ilmu dan hikmah di majlis seorang lagi ulama dan waliyUllah iaitu Habib ‘Ali bin ‘Abdur Rahman al-Habsyi (Habib ‘Ali Kwitang).
Guru-guru di Tarim: Dalam tahun 1371H (1950M), ketika usianya lebih kurang 14 tahun, Habib Zein telah dibawa oleh ayahandanya ke Tarim al-Ghanna, tempat asal keturunannya. Di sana, Habib Zein tinggal di rumah ayahnya yang telah lama ditinggalkan. beliau berguru kepada sejumlah ulama setempat, berpindah dari madrasah satu ke madrasah lainnya, hingga pada akhirnya beliau belajar di rubath Tarim.
Guru-Guru Habib Zein Bin Ibrahim
Al-‘Allamah al-Habib Muhammad bin Saalim Bin Hafidz – dengan guru beliau ini, al-Habib Zein bin Ibrahim BinSumaith belajar dan menghafal kitab Sofwah az-Zubad karya Imam Ibn Ruslan, kitab al-Irsyad karya Ibn Muqri (sehingga bab Jinayat) dan Nadzam Hadiyyah ash-Shaadiq karya al-Habib ‘Abdullah bin Hussin bin Thohir. Selain itu beliau belajar kitab-kitab karangan al-Habib Muhammad bin Salim bin Hafidz dalam ilmu faraidh dan munakahat, sebahagian dari kitab Minhaj, kitab-kitab tasawwuf dan ilmu falak;
Habib ‘Umar bin ‘Alwi al-Kaaf – beliau belajar ilmu Nahwu, Ma’ani dan Bayan. Dengan guru beliau ini juga beliau mempelajari kitab Mutammimah al-Ajrumiyyah dan Alfiyyah serta syarah-syarahnya. Beliau juga menghafal matan Alfiyyah;
Habib ‘Alwi bin ‘Abdullah Bin Syihaabuddin – beliau mengikuti majlis-majlis pengajian al-Habib ‘Alwi di Rubath Tarim, juga mengikuti rohah yang diadakan di kediamannya dan majelis Syeikh ‘Ali bin Abu Bakar as-Sakran;
Habib Ja’far bin Ahmad al-’Aydrus – beliau sering berulang-alik ke tempatnya dan beliau memperolehi banyak ijazah daripadanya;
Habib Ibrahim bin ‘Umar bin ‘Aqil;
Habib Abu Bakar ‘Atthas bin ‘Abdullah al-Habsyi – beliau membaca kitab al-Arbain al-Ushul karya Imam al-Ghazali;
Habib Salim bin ‘Alwi al-Khird – beliau membaca kitab Mulhaq al-‘Irab karya Abu Muhammad al-Qaasim bin ‘Ali al-Hariri al-Bashri;
Habib ‘Abdur Rahman bin Haamid as-Sariy – beliau mempelajari ilmu ushul, mempelajari matan Waraqat;
‘Allaamah Syaikh Mahfuz bin Saalim az-Zubaidi – beliau mempelajari ilmu fiqih;
Syaikh Saalim bin Sa`id Bukayyir BaGhitsaan al-Mufti – beliau belajar fiqih;
Syaikh Fadhl bin Muhammad BaFadhl – beliau mempelajari ilmu ushul, mempelajari matan Waraqat;
Berangkat ke Baidho’: Setelah kira-kira 8 tahun menuntut di Tarim, Habib Zein telah disuruh oleh guru beliau Habib Muhammad bin Salim bin Hafidz untuk pindah ke Kota Baidha` untuk mengajar dan berdakwah di samping meneruskan pengajian dengan para ulama di sana antaranya kepada mufti Baidha`, Habib Muhammad bin ‘Abdullah al-Haddar. Kedatangannya ke Baidha` disambut dengan penuh kegembiraan oleh Habib Muhammad bin ‘Abdullah al-Haddar. Habib Zein telah ditugaskan oleh Habib Muhammad al-Haddar untuk mengajar dan membantu beliau dalam berdakwah. Kagum dengan beliau, akhirnya Habib Muhammad al-Haddar telah menikahkan beliau dengan puterinya. Habib Zein juga diijazahkan pelbagai riwayat oleh Habib Muhammad bin ‘Abdullah al-Haddar.
Habib Zein terus menetap di Baidha` dan meneruskan pengabdiannya terhadap ilmu dan dakwah di mana beliau menjadi tempat rujuk dan mufti. Ketinggian ilmunya diakui oleh para ulama sehingga Habib Muhammad al-Haddar menyatakan bahawa apabila sesuatu permasalahan itu telah dijawab oleh Habib Zein, maka tidaklah perlu untuk membuat rujukan lain.
Ijazah Habib Zein Bin Ibrahim
Ijazah di bidang keilmuan: Selain itu beliau juga mendapat ijazah daripada kalangan Saadah Ba’alawi dan para ulama’ dunia Islam, seperti: Al-‘Allamah al-Habib Muhammad bin Hadi as-Saqqaf, al-‘Allamah al-Habib Ahmad bin Musa al-Habsyi, al-’Allamah al-Muhaddits Sayyid ‘Alawi bin ‘Abbas bin ‘Abdul Aziz al-Maliki al-Makki al-Hasani, al-‘Allamah al-Habib ‘Umar bin Ahmad Bin Sumaith, al-‘Allamah al-Habib Ahmad Masyhur bin Taha al-Haddad, al-‘Allamah al-Habib ‘Abdul Qaadir bin Ahmad as-Saqqaf, al-‘Allamah al-Habib Hasan bin ‘Abdullah bin ‘Umar asy-Syathiri, asy-Syaikh Umar al-Haddad, al-‘Allamah al-Habib Muhammad bin Ahmad asy-Syathiri, al-‘Allamah asy-Syaikh ‘Abdullah bin Sa’id al-Lahji al-Hadhrami dan Sayyid Yusuf ar-Rifai al-Kuwaiti.
Berhijrah ke Madinah: Setelah kira-kira 21 tahun menetap di Baidho` menyumbang ilmu dan berdakwah, maka pada bulan Ramadhan 1406, Habib Zein telah berhijrah ke kota nenda beliau al-Mustafa r, Madinah al-Munawwarah, untuk menjadi pengasuh Rubath Habib ‘Abdur Rahman bin Hasan al-Jufri. Beliau berganding dengan Habib Salim bin ‘Abdullah bin Umar asy-Syaathiri untuk mengasuh Rubath al-Jufri tersebut. Setelah Habib Salim pulang ke Tarim untuk mengasuh Rubath Tarim, maka tanggungjawab di Rubath al-Jufri dipikul sepenuhnya oleh Habib Zein sehingga kini [menurut khabar yang abu zahrah dengar, rubath tersebut telah diarahkan tutup oleh pemerintah Saudi].
Walaupun beliau sudah mempunyai murid-murid di Madinah, beliau masih mengambil peluang untuk menimba ilmu dari ulama ulama Madinah seperti:
Syaikh Muhammad Zaidan asy-Syanqiti al-Maliki – beliau mempelajari ilmu ushul, membaca kitab at-Tiryaq an-Nafi’ ‘ala Masail Jam’ul Jawami’ karya al-Imam Abu Bakar bin Syahab dan kitab Maraqi as-Su’ud karya Syarif ‘Abdullah al-‘Alawi asy-Syanqitiy;
al-‘Allamah an-Nihrir Ahmaddu bin Muhammad Hamid al-Hasani asy-Syanqiti – beliau membaca kitab Syarah al-Qathr, sebahagian daripada kitab Ibnu ‘Aqil, Idha’ah al-Dujunnah karya Imam al-Maqqari, as-Sullam al-Munauraq karya al-Akhdhari, Isadguji karya Imam al-Abhari, Itmam ad-Dirayah li Qurra an-Naqayah karya as-Sayuthi, al-Maqsyur wa al-Mamdud dan Lamiyah al-Af’al karya Ibnu Malik, Mughni Labib karya Ibnu Hisyam, Jauhar al-Maknun dan kitab ilmu shorof. Guru beliau ini memuji al-Habib Zein kerana semangat dan kesungguhan beliau dalam menuntut ilmu.
Selain daripada melahirkan ramai murid yang menjadi ulama dan da`ie, beliau juga telah menghasilkan
Karya-Karya Habib Zein
al-Manhaj as-Sawi syarhu Ushul Thoriiqah as-Saadah Ali Baa’Alawi – karya beliau yang unggul dalam mensyarahkan ushul thariqah aal Ba’Alawi. Pokok utama kitab ini mensyarahkan kata-kata al-Imam al-Muhaqqiq al-Habib Ahmad bin Zein al-Habsyi (wafat 1145H, murid dari al-Imam ‘Abdullah al-Haddad) iaitu: “Thariqah Saadah Aal Ba’alawi adalah ilmu, ‘amal, wara`, khauf (takut kepada Allah) dan ikhlas kepadaNya”.
al-Ajwibah al-Ghaliyyah fi ‘Aqidah al-Firqah an-Naajiyyah – kitab ini di dalam bentuk soal-jawab (buku telah al-Fagir dan teman-teman terjemahkan, insyAllah akan berada di pasaran sedikit masa lagi ini). Kitab ini mengulas tentang aqidah ahlussunah wal jamaah, yang berisi tentang jawaban atas amaliyah golongan ahlussunah wal jamaah yang selama ini dianggap oleh sekelompok kecil umat islam (bahasa mudahnya Wahabi) sebagai amalan yang menyimpang dari ajaran Islam, sedangkan amaliyah tersebut telah dilakukan oleh generasi terdahulu, iaitu generasi sahabat, tabi’in, tabiut tabi’in dan terus menerus hingga sekarang.
al-Fuyudhat ar-Rabbaniyyah min Anfas as-Sadah al-‘Alawiyyah – kitab ini menghimpunkan tafsir isyari kepada beberapa ayat-ayat al-Quran dan hadits-hadits Nabawi yang beliau himpunkan daripada kalam Saadah ‘Alawiyyin.
al-Futuhat al-‘Aliyyah fi al-Khutbah al-Minbariyyah (5 jilid) – merupakan himpunan khutbah-khutbah beliau.
Hidayah ath-Thalibin fi Bayan Muhimmat ad-Din – kitab ini merupakan syarah kepada hadits Jibril iaitu mengenai pengertian Islam, Iman dan Ihsan.
Hidayah az-Zairin ila Ad’iyyah az-Ziyarah an-Nabawiyyah wa Masyahid ash-Shalihin – merupakan kumpulan doa para salaf (ulama-ulama Saadah ‘Alawiyyin terdahulu) yang diucapkan ketika menziarahi Nabi صلى الله عليه وآله وسلم dan makam-makam yang terletak di Haramain (Makkah dan Madinah) dan Hadramaut.
an-Nujum az-Zahirah li Saliki Thariqi al-Akhirah – merupakan kumpulan daripada ‘amalan-‘amalan para Saadah Ba’alawi beserta dengan faedahnya.
Kitab Tsabat (Sanad-sanad dan masyaikh beliau) – masih di dalam bentuk manuskrip
dan lain-lain.
Kehidupan Sehari-hari Habib Zein Bin Ibrahim
Peribadi dan kegiatan harian beliau: Beliau seorang yang sangat ‘alim, faqih dan ‘arifbillah. Menghafal persoalan-persoalan di dalam mazhab Syafie. Oleh kerana itulah ada yang mengelar beliau sebagai syafie shaghir di zaman ini. Ketika di usia mudanya, beliau seorang yang bersungguh-sungguh di dalam menuntut ilmu. Guru-guru beliau sering memuji beliau kerana kelebihan beliau berbanding rakan-rakannya, juga kerana adab, suluk dan akhlaq beliau yang baik.
Beliau seorang yang tawadhu. Terkenal khumul yang tidak sukakan kemasyhuran dan tinggi sebutan. Lidahnya sentiasa basah dengan dhikruLlah. Tasbih hampir tidak pernah berpisah daripadanya. Sentiasa berserban putih, memakai kain dan rida’ sepertimana kebiasaan para salaf di Hadramaut.
Beliau mempunyai tertib khusus dalam membaca aurad dan adzkar sepanjang siang dan malam disamping menjalankan tugas sebagai pengajar. Sentiasa berqiyamullail dan kemudiannya beliau keluar menunaikan sholat Shubuh di Masjid Nabawi dan duduk beri’tikaf sehingga terbit matahari.
Setelah itu pulang ke rubath untuk mengajar. Selepas ‘ashar beliau mengadakan rohah sehingga menjelang maghrib. Setelah maghrib mengajar sehingga ‘Isya. Kemudian beliau bersholat ‘Isya di Masjid Nabawi dan setelahnya menziarahi datuk beliau yang agong iaitu Rasulullah صلى الله عليه وآله وسلم . Beliau menziarahi Rasulullah صلى الله عليه وآله وسلم setiap pagi dan petang (malam), sejak beliau bermukim di Madinah. Setelah ‘Isya, beliau mengajar dan mengadakan majlis di pelbagai tempat, mengikut hari-hari yang di jadualkan.
Semoga Allah memelihara dan melanjutkan usia Habib Zein bin Ibrahim Bin Sumaith, agar kita dan sekalian umat dapat mengambil manfaat dengan keberadaan beliau di atas muka bumi ini. اللهم آمين. al-Fagir memohon ampun maaf andaikata terdapat kesalahan/kesilapan di dalam nukilan ini. Sekian.
Nukilan:
Al-Fagir Abu Zahrah,
Taman Seri Gombak,
Shubuh, 16 Syawwal 1431H.
Subscribe to:
Posts (Atom)











